Lima Aktifitas yang Tidak Boleh Terlewatkan Selama Menjadi Mahasiswa

1002451_10151441056291021_1671739922_n

Mempunyai IPK tinggi dan menyandang gelar cumlaude di akhir semester merupakan cita-cita sebagian besar atau bisa dibilang semua mahasiswa selama mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi. Tidak jarang, mahasiswa mencurahkan sebagian besar waktunya untuk belajar mengejar cita-cita tersebut. Tidak tidur untuk mempersiapkan ujian esok hari sudah merupakan hal yang wajar bagi beberapa mahasiswa demi nilai A.

Memiliki IPK tinggi memang sangat perlu, akan tetapi hal tersebut bukanlah satu-satunya yang penting. Selama empat tahun masa perkuliahan, cobalah untuk menikmati masa-masa itu untuk mengembangkan diri. Saya menulis disini bukan sebagai seorang ahli, tetapi hanya ingin berbagi apa yang saya sudah alami, dan saya sesalkan tidak saya lakukan selama masa kuliah. Berikut saya uraikan lima aktivitas menarik, selain belajar dan mengerjakan tugas, untuk dilakukan selama masa perkuliahan. Jika teman-teman punya hal yang lain, jangan lupa untuk disertakan di kolom komen di bawah.

  1. Berogranisasi
    Berogranisasi sangat menguntungkan bagi mahasiswa. Selain menjadi salah satu tempat pelarian saat teman-teman merasa jenuh dalam belajar, dengan berorganisasi teman-teman juga bisa mengaplikasikan soft-skills yang didapat di dalam ruangan bertembok kedalam dunia nyata berbentuk hard-skills. Beberapa hard-skills seperti berkomunikasi, bekerjasama, bertanggungjawab, memimpin dan dipimpin, dan sebagainya bisa dikembangkan secara nyata dengan berorganisasi. Jadi jangan ragu untuk menjadi anggota HMJ (Himaprodi), Senat mahasiswa (BEM Fakultas), BEM, UKM, Klub-klub seperti klub debat, photography, dan sebagainya serta beberapa organisasi ekstern kampus. Selain meningkatkan hard-skills, mahasiswa bisa membangun networking baik dengan teman-teman lintas jurusan, petinggi kampus, maupun masyarakat. Bahkan bonusnya, jerih payah teman-teman dihargai dengan beasiswa. Tentu yang memenuhi persyaratan.
  2. Berpartisipasi dalam perlombaan
    Selain berogranisasi, mengikuti perlombaan juga cara lain untuk mengembangkan diri. Saya menyesal melewatkan hal ini selama masa kuliah saya. Berbaptisipasi dalam lomba, dalam bidang yang menjadi minat mahasiswa, dapat memuktikan kemampuan teman-teman seperti yang digambarkan oleh IPK. Kata orang, jangan hanya jadi jago kandang, dalam hal ini kandang itu adalah ruangan kuliah yang berbentuk persegi itu. Keluarkanlah kemampuan teman-teman dalam kompetisi, kontes dan sebagainya. Selain mendapat hadiah jika juara, mengembangkan hard-skills seperti semangat berkompetisi, kreatif, dan lain-lain, juga betapa cantiknya CV teman-teman nanti dihiasi dengan pengalaman berkompetisi teman-teman, apalagi sampai juara.
  3. Membuat proposal PKM dan PMW
    Saya juga sangat menyesal melewatkan hal ini. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) sangat-sangat menguntungkan bagi mahasiswa. Selain melatih nalar ilmiah dan kreativitas (PKM) serta kemampuan entrepreneurship (PMW) yang mahasiswa jarang dapatkan di kelas, PKM dan PMW ini sangat menguntungkan dalam hal finansial. Jika teman-teman lolos ke PIMNAS, selain bisa menyisakan dana operasional, mahasiswa juga bisa berwisata ketempat penyelenggaraan PIMNAS. Dan untuk PMW, pastinya bisa menghasilkan laba jika mampu mengelolanya dengan baik.
    Menghadiri Seminar dan Workshop
  4. Beberapa organisasi kampus mungkin sering mengadakan seminar atau workshop dengan mengundang pembicara-pembicara tertentu. Nah, tentunya kalau teman-teman aktif berorganisasi ini salah satu bonusnya lagi. Teman-teman bisa mengikuti seminar dan workshop secara gratis karena teman-teman terlibat dalam panitia. Seminar dan workshop akan sangat berguna bagi mahasiswa karena umumnya tema-temanya mencangkup bahasan diluar mata kuliah. Jadi, mahasiswa bisa menambah wawasan mereka tentang bidang terkait ataupun yang tidak terkait dengan bidang studinya.
    Menjadi voluenteer
  5. Mengembangkan kualitas diri sendiri tanpa melihat orang dan lingkungan disekelilingnya mungkin terlihat sangat egois. Bantulah orang-orang yang kurang beruntung. Bergabunglah dengan komunitas-komunitas nirlaba dilingkunganmu dan bantu pecahkan permasalahan sosial. Semua poin yang saya bahas sangat menguntungkan mahasiswa dalam mengembangkan hard-skillnya. Tetapi, menjadi volunteer, selain mencari teman baru, juga akan sangat berguna dalam mencari pekerjaan nanti.

Teman-teman mahasiswa memiliki waktu 3 sampai 4 tahun atau lebih di kampus. Apakah teman-teman hanya ingin melewatkan waktu itu dengan berdiam diri di dalam kos atau pulang kampung saat tidak ada kegiatan? Apa yang akan teman-teman tulis di CV teman-teman saat mencari pekerjaan atau melamar beasiswa dalam atau luar negeri? Memang tidak semua orang sukses melakukan hal-hal tersebut. Saya salah satu contoh yang belum sukses. Tapi tidak jarang juga banyak orang sukses yang sangat pintar memanfaatkan waktunya untuk melakukan hal-hal tersebut. Juga, banyak hal-hal positif diluar lima aktivitas tersebut yang bisa dilakukan. Beda orang beda caranya, asalkan positif. Dan jangan lupa, belajar dan mengerjakan tugas kuliah adalah yang utama. Jangan sampai lupa untuk belajar dan membuat tugas karena lima aktifitas ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s